Tahapan Tumbuh Kembang Anak

By Admin - April 29, 2022

 


Bunda tahu kah, kalau ternyata buah hati kita mempunyai tahapan tumbuh kembang lho
Apa fungsinya bunda harus mengetahui nya ? agar kita sebagai orang tua, tahu bagaimana cara memperlakukan mereka sesuai fase atau tahapan tumbuh kembang nya

Sehingga anak kita bisa tumbuh lebih optimal, baik dari segi fisik maupun psikis nya

Menurut ilmuwan ada 6 tahapan utama dalam tumbuh kembang anak. Dalam tiap-tiap tahapannya terdapat sebuah isyarat yang barangkali dapat Anda amati melalui pola perilaku dan ciri khas pada anak Anda.

Berikut ke enam tahapannya ya,

Bayi baru lahir (newborn)

Pada sementara bayi baru lahir hingga meraih umur 1 bulan, bayi umumnya mempunyai gerakan spesifik yang distimulus oleh lingkungan sekitarnya. Beberapa isyarat tumbuh kembangnya dapat Anda amati dari caranya merespon gerakan – seperti disaat Anda menyentuhkan jari ke bibirnya dan bayi bakal membuka mulutnya; atau disaat bayi meregangkan kedua kaki dan tangannya sementara ia tersentak.

Pada langkah ini umumnya bayi baru lahir dapat mengenali wajah kedua orang tua-nya dalam jarak dekat, tersenyum, mengenali bau, menolehkan kepalanya hingga menangis disaat membutuhkan sesuatu.

Bayi

Dari satu hingga dua belas bulan, bayi umumnya bakal tunjukkan lebih dari satu isyarat perkembangannya. Pada umur tiga hingga enam bulan, bayi bakal perlahan dapat menjalankan kepala mereka dan bermain dengan tangannya.

Bayi juga bakal duduk tanpa bertumpu, mengenali namanya sendiri, dan terasa mengeluarkan racauan kecil. Pada umur sembilan ke dua belas bulan, bayi bakal terasa merangkak, terjadi dengan tumpuan, dan menunjuk objek yang diinginkannya dengan telunjuk.

Balita

Balita, seperti banyak yang Anda ketahui, adalah bayi di bawah umur tiga tahun. Tahap ini ditandai dengan lebih dari satu pertumbuhan kemampuan motoriknya, seperti terjadi tanpa bantuan, menaiki tangga yang rendah, atau melompat-lompat di satu tempat.

Balita juga bakal memperoleh kemampuan untuk memegang krayon, menggambar lingkaran, menumpuk balok mainan, berbicara dalam kalimat pendek, atau mengikuti instruksi sederhana.

Pra sekolah

Dalam umur tiga hingga lima tahun, umumnya kemampuan motorik pada anak-anak bakal mengalami peningkatan pesat.

Biasanya pada umur ini, anak-anak sudah dapat laksanakan kegiatan seperti mengenakan pakaian sendiri, menggambar makhluk hidup, melempar bola, melompati tali, atau berdiri dengan satu kaki lebih dari sepuluh detik.

Anak Sekolah

Usia sekolah adalah anak-anak yang usianya sudah meraih enam hingga dua belas tahun. Anak-anak pada umur ini sudah memperoleh keyakinan diri, memecahkan masalah, independen dan bertanggung jawab. Hubungan pertemanan di sekolah bakal jadi tidak benar satu aspek yang paling mutlak dalam pertumbuhan anak-anak umur ini.

Pada langkah ini, anak-anak juga bakal tunjukkan kecenderungan mereka dalam bersikap. Anak yang tunjukkan gejala mengidap ADHD umumnya memiliki kasus dalam berkonsentrasi, mudah terdistraksi, dan sukar untuk fokus.

Remaja

Tahap ini ditandai oleh perubahan yang cepat pada tubuh, anggapan serta emosi-nya. Pada sementara anak Anda meraih umur remaja, barangkali Anda bakal kewalahan dengan cara bersikapnya yang kadang sukar ditebak.

Pada umur hingga 14 tahun, remaja umumnya tunjukkan kemampuan untuk berpikir seperti orang dewasa – walaupun sementara sesudah itu mereka bakal meledakkan emosi-nya seperti anak-anak berusia enam tahun.

Anda tidak perlu khawatir, anak-anak dalam umur remaja ini tengah dalam proses tumbuh jadi dewasa dan belajar untuk jadi individu yang independen. Berikanlah area yang ia butuhkan dan dukung anak Anda sementara ia membutuhkannya, gara-gara hal tersebut yang bakal membantunya untuk tumbuh jadi privat yang cakap.

Walau terdapat gejala awam dalam tiap tahapan tumbuh kembang anak, patut Anda pahami juga bahwa tiap-tiap anak umumnya memiliki pembawaan yang berbeda-beda.

Sama seperti orang dewasa, anak-anak juga memiliki pembawaan seperti pemalu, mudah marah, atau bahkan supel dan mudah bergaul. Sebagai pengawasnya, pastikan bahwa Anda memberikannya perhatian dan penanganan yang cocok dengan pembawaan dan keperluan khusus-nya, agar Anda dapat menolong prosesnya menuju dewasa dengan menerapkan telaten dan kasih sayang yang tepat.

  • Share:

You Might Also Like

0 comments